Rabu, Oktober 5, 2022

Perjanjian Harian Lepas : Syarat dan Ketentuan yang Berlaku

Perjanjian Harian Lepas​​ :​​ Syarat dan Ketentuan​​ yang​​ Berlaku.

 

 

Berdasarkan UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan kita mengenal ada 2 (dua)​​ bentuk perjanjian kerja yaitu:

 

  • Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (“PKWTT”);

  • Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (“PKWT”).

 

Sebagaimana disebutkan dan diatur di dalam Pasal 56 ayat (1) UU ketenagakerjaan. Lebih lanjut, menurut Pasal 56 ayat (2) yaitu​​ PKWT Pelaksanaannya didasarkan pada jangka waktu dan selesainya suatu pekerjaan tertentu.

 

Ketentuan mengenai PKWT diatur di dalam UU Ketenagakerjaan dari Pasal 56 s.d Pasal 59.Pasal 59 ayat (8): “Hal-hal lain yang belum diatur dalam Pasal ini akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri”.​​ 

 

Ketentuan inilah yang kemudian mendasari terbitnya Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan​​ Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Kep-100/Men/Vi/2004 Tahun 2004 tentang Ketentuan Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (“KEPMEN No. 100 Tahun 2004”).

 

Berdasarkan Kepmen 100/2004​​ 

 

Perjanjian Kerja Harian Lepas merupakan bagian dari PKWT (lihat Pasal 10 s.d. Pasal 12 KEPMEN No. 100 Tahun 2004). Namun Perjanjian Kerja Harian Lepas mengecualikan beberapa ketentuan umum PKWT, yang mana dalam Perjanjian Kerja Harian Lepas dimuat beberapa syarat antara lain:

 

Ruang Lingkup:

 

  • Pekerja Harian Lepas adalah untuk pekerjaan tertentu yang berubah-ubah dalam hal waktu dan volume pekerjaan

  • Upah ini diberikan didasarkan pada kehadiran pekerja per harinya.pemberiannya, biasanya diberikan per hari, atau ada juga yang diberikan per minggu

  • Besarannya upah per harinya, menurut pemahaman saya, minimal sejumlah UMK setempat dibagi 25 (6 hari kerja) atau 21 hari (5 hari kerja), tergantung pola kerjanya menganut 5 hari kerja atau 6 hari kerja.Dasarnya dapat dilihat di Pasal 13 PP 78/2015.

 

 

Batas Waktu:

 

  • Perjanjian harian lepas ini tidak bisa dilakukan terus menerus dan selamanya.

  • Batas waktunya adalah kurang dari 21 hari dalam sebulan.

  • Bila pelaksanaannya 21 hari atau lebih selama 3 bulan atau lebih, maka sanksinya Perjanjian harian lepas berubah menjadi Karyawan Tetap (PKWTT).Sehingga pastikan dalam menerapkan batas waktu jumlah harinya tidak melebihi ketentuan.

 

Perjanjian Kerja:

 

Bahwa, perjanjian hari lepas ini, ketentuan jangka waktunya tidak sama dengan ketentuan PKWT.​​ Dalam Kepmen 100/2004 pasal 11 tidak dijelaskan detail maksud pasal tersebut.

 

Dimana dalam PKWT ada pola perjanjian kerja seperti kontrak pertama, perpanjangan dan pembaharuan, setelah itu tidak ada lagi.​​ Sedangkan harian bisa saja bulan Jam kerja seminggu, kemudian di bulan berikutnya kerja juga seminggu saja.kemudian berikutnya lagi kerja hanya seminggu lagi.

 

Hal lain tentang perjanjian kerjanya harian lepas adalah, bentuknya bisa berupa daftar pekerja harian lepas.

 

Dimana daftar ini sekurang-kurangnya berisi informasi :

 

  • nama/alamat perusahaan

  • nama/alamat pekerja

  • jenis pekerjaan

  • besaran upah

 

Berhubung aturan Perjanjian Kerja harian lepas ini satu kesatuan dengan aturan Perjanjian Kontrak (PKWT), maka aturan jenis pekerjaannya ikut ke PKWT.​​ Artinya, jenis pekerjaan yang boleh dibuat Perjanjian harian lepas adalah bukan pekerjaan yang sifatnya terus menerus.hal tersebut sama dengan jenis pekerjaan yang boleh di-PKWT-kan.

 

Besaran upah pekerja harian lepas?

 

Terkait dengan upah minimum pekerja harian lepas diatur pada Pasal 19 Permenaker 15/2018, yakni:

 

Upah Pekerja harian lepas ditetapkan secara bulanan yang dibayarkan berdasarkan jumlah hari kehadiran​​ dengan perhitungan upah sehari:

 

Bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja 6 hari dalam seminggu, upah bulanan dibagi 25 (dua puluh lima);

 

Bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja 5 hari dalam seminggu, upah bulanan dibagi 21 (dua puluh satu);

 

Salam,

 

 

 

Redaksi​​ DuniaHR.com

Related Articles

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DUKUNG KAMI

396PengikutMengikuti
113PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles