“Digital Leadership” Menjadi Dewasa Secara Digital di Era Disrupsi Digital

Loading

“Digital Leadership” Menjadi Dewasa Secara Digital di Era Disrupsi Digital

Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah mendorong terjadinya digitalisasi di semua aspek kehidupan, termasuk di dalam dunia kerja. Fleksibilitas yang ditawarkan dari kehadiran teknologi terbukti telah memberikan banyak kemudahan terhadap aktivitas orang dalam bekerja, terutama bagi generasi milenial sebagai generasi yang lebih terbuka akan pemanfaatan teknologi di dalam kesehariannya.

Memasuki krisis pandemic COVID-19 yang dialami oleh seluruh lapisan dunia tidak hanya Indonesia saja, meskipun fenomena ini mungkin bukanlah sebuah kejutan yang disambut baik bagi perusahaan, namun pandemi COVID-19 tentu saja berdampak dalam mengganggu pasar tenaga kerja secara global selama tahun 2020.

Konsekuensi jangka pendeknya bersifat tiba-tiba dan seringkali berdapak parah, banyaknya fenomena jutaan orang di-PHK atau kehilangan pekerjaan yang menyebabkan angka pengangguran meningkat, dan akibat lainnya seperti para pekerja yang dengan cepat harus menyesuaikan diri untuk bekerja dari rumah saat kantor tutup, akan tetapi hal itu juga secara efektif mampu mendorong terjadinya adopsi cepat terhadap teknologi digital dan cara kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan agar tetap bertahan dan terus beroperasi secara efektif dalam masa krisis pandemi ini.

Digitalisasi dan Transformasi Digital

Digitalisasi adalah proses membuat atau memperbaiki suatu proses dengan menggunakan teknologi dan data digital.  Istilah digitalisasi mengacu pada penggunaan teknologi dan data digital untuk meningkatkan bisnis, pendapatan, dan menciptakan budaya digital.

Dalam praktiknya, data digital dijadikan sebagai pendukung utama untuk seluruh proses tersebut. Jika sudah ditahap digitalisasi, perusahaan sudah mampu mengubah proses bisnis menjadi lebih efisien, produktif, dan menguntungkan.

Sedangkan Transformasi digital adalah proses transformasi aktivitas, proses, dan model bisnis secara keseluruhan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Tujuan utamanya adalah meningkatkan efisiensi, mengelola risiko, dan menemukan peluang bisnis baru bagi organisasi atau perusahaan.

Contoh praktiknya adalah menggunakan aplikasi atau sistem untuk menganalisa data. Tujuannya untuk mendapatkan insight baru yang berguna untuk pengembangan produk dan meningkatkan strategi layanan pelanggan.

Proses ini tidak membutuhkan banyak interaksi manusia karena semuanya dilakukan secara otomatis oleh sistem. Hasilnya dapat meningkatkan efisiensi dalam hal waktu dan biaya, yang pada akhirnya juga dapat menguntungkan dalam hal penerapan strategi bisnis.

Apa itu Disrupsi Digital?

Disrupsi adalah sebuah inovasi dan perubahan, yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan system-sistem yang baru. Disrupsi akan menggantikan teknologi lama yang serba fisik dengan teknologi digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru dan lebih efisien, juga lebih bermanfaat.

Sebagian pihak beranggapan bahwa era disrupsi merupakan sebuah ancaman. Namun banyak pula pihak yang menyatakan bahwa kondisi yang sedang terjadi ini merupakan sebuah peluang.

Disrupsi digital adalah perubahan yang terjadi ketika teknologi digital dan model bisnis baru mempengaruhi proposisi nilai barang dan jasa yang ada. Peningkatan pesat dalam penggunaan perangkat seluler untuk penggunaan pribadi dan pekerjaan, pergeseran yang kadang-kadang disebut sebagai konsumerisasi IT, telah meningkatkan potensi gangguan digital di banyak industri.

Inovasi digital kemudian mempengaruhi bagaimana ekspektasi dan perilaku pelanggan berkembang, menyebabkan organisasi mengubah cara mereka menciptakan produk dan layanan nya. Pergeseran dalam strategi digital ini dapat terjadi pada tingkat individu, organisasi, industri, atau masyarakat.

Untuk beberapa perusahan yang bergerak dalam segmen teknologi, perubahan ini merupakan hal yang wajar dan merupakan transisi yang relatif mudah. Namun bagi yang lain, ini adalah lompatan dari lingkungan kerja tradisional, dengan kebiasaan kontak tatap muka yang teratur, ke dalam domain digital baru, yang membutuhkan upaya proaktif dan konsisten untuk mempertahankan komunikasi dan kesinergian yang baik.

Hal ini juga memberikan tekanan besar pada organisasi internal seperti IT dan SDM untuk memastikan kapabilitas teknologi, kebijakan tempat kerja, dan proses organisasi disesuaikan dengan lingkungan baru saat ini. Saat ini banyak perusahaan berusaha keras untuk memberikan pelatihan tentang pengetahuan digitalisasi kepada karyawan mereka atas perubahan ini, semua pemimpin disorot dalam hal kesiapan digital mereka sendiri.

 Pexelsy Mikael Blomkvist from Pexels
Bagaimana Pemimpin di Era Disrupsi Digital?

Untuk menghadapi kondisi saat ini para pemimpin haruslah berpikir dan bertindak lebih cepat dari perubahan yang terjadi. Sudah banyak perusahaan yang tidak mampu beradaptasi dan bertransformasi dengan baik dalam strategi maupun operasionalnya yang keluar dari dunia bisnis itu sendiri.

Salah satu kunci untuk menghadapi kondisi ini adalah tertuju pada keahlian dan agility dari kepemimpinan, yang menjadi sebuah keharusan dan syarat yang sudah menjadi kemutlakan untuk memampukan pemimpin tersebut agar bisa menjalankan dan mempertahankan bisnis yang saat ini sedang dijalankan supaya tidak mengalami penurunan atau bahkan kebangkrutan.

Mengingat bahwa digitalisasi turut mendorong pemanfaatan teknologi dalam bekerja, kini tenaga kerja terutama generasi milenial, memiliki metode dan caranya sendiri dalam bekerja.

Dalam hal ini seorang pemimpin harus memiliki pemikiran yang terbuka untuk memberikan kesempatan bagi karyawannya dalam melakukan pekerjaannya dengan metode sesuai dengan culture dan cara kerjanya masing – masing, selama hasil yang disampaikan tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan tersebut.

Pemimpin di era ini harus memiliki kepekaan dan kecepatan dalam melihat dan menilai suatu perubahan dan mengintegrasikan informasi tersebut menjadi keputusan dalam menjalankan perusahaannya. Pasalnya, perkembangan teknologi yang pesat ini telah turut mengubah kebiasaan dan perilaku pasar.

Karena perubahan terjadi sangat cepat di era ini, maka perusahaan harus turut bertransformasi dalam rangka beradaptasi dengan perubahan tersebut. Untuk itu, saat ini seorang pemimpin perusahaan harus berani mengambil resiko dengan bereksperimen mencoba cara baru dan menilai secara komprehensif cara mana yang paling efektif untuk diterapkan oleh perusahaan.

Strategi Perusahaan dalam Menghadapi Era Disrupsi Digital

Penting bagi organisasi untuk bisa merangkul disrupsi digital agar bisa mendapatkan keunggulan kompetitif. Ketika suatu industri mengalami gangguan digital, biasanya itu menandakan bahwa kebutuhan konsumen sedang bergeser.

Oleh karena itu, memahami disrupsi digital memungkinkan perusahaan untuk membuat pelanggan eksisting puas serta menciptakan peluang bagi pelanggan baru. Ini juga memberi perusahaan gagasan yang lebih baik tentang perilaku manusia dan bagaimana perubahan trend dapat terjadi seiring waktu.

Beberapa praktik terbaik untuk diikuti yang memastikan gangguan digital lebih merupakan peluang daripada ancaman adalah:

  • Mengambil inisiatif yang bisa menimbulkan Disrupsi, jangan takut menjadi Disruptor.
  • Integrasikan semua aset data dan gunakanlah untuk membuat keputusan yang strategis.
  • Brainstorming tentang ide untuk produk, layanan, atau proses bisnis yang unik.
  • Gunakan data pelanggan untuk mencari cara baru dan inovatif dalam penerapan konteks kepuasan pelanggan.

Selain itu, perusahaan juga diharuskan untuk memiliki strategi yang mampu melakukan transformasi dan inovasi untuk menghadapi era disrupsi digital ini, agar perusahaan serta bisnisnya yang telah dibangun tidak tergilas oleh zaman dan terhambat perkembangannya. Perusahaan harus sudah memiliki sebuah peta perjalanan yang terintegrasi sehingga arah pengembangan bisnisnya bisa terlihat dengan jelas sebagai contohnya:

  • Strategi ditingkat manajemen atau tingkat korporat yang memberikan arahan untuk mengelola portofolio serta penataannya dan mampu melihat perubahan diluar perusahaan yang akan memberikan dampak bagi internal dan harus melakukan percepatan perubahan dalam menyikapinya secara tepat dan berkesinambungan.
  • Strategi di level divisi harus jeli dalam melihat kekuatan dan kelemahan terkait dengan respon terhadap customer atau pelanggan baik dari internal maupun eksternal, berani mengambil keputusan yang tidak populer atau jarang digunakan oleh kompetitior selama memiliki dukungan data-data yang valid dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
  • Penerapan strategi bisnis terhadap fungsi Sumber Data Manusia yang dibangun secara langsung maupun tidak langsung oleh karakter pemimpin yang kuat yang berorientasi pada bisnis yang unggul yang didasari oleh terbentuknya SDM unggul. SDM unggul selalu bersifat fleksibel dan dinamis dalam menyikapi perubahan organisasi dan menjadi agen perubahan yang berkualitas.

Karena itu pentingnya peran Sumber Daya manusia dalam aspek Digital Leadership sudah merupakan sebuah keharusan dewasa ini. Memastikan organisasi agar menjadi lebih solid, lebih fokus, lebih cepat meraih target adalah keunggulan dari Digital Leadership. Selain itu, digital disrupsi juga mendorong organisasi ataupun perusahaan agar bisa dengan cepat beradaptasi, berkembangan Bersama digitalisasi dan dapat bertransformasi dengan baik.

Gilar Perdana Putra., SE., MM

HC – MANAGER at one of state-owned enterprise
Digital Human Capital Practitioner

Profil Kontributor
Gilar Perdana Putra.,SE., MM | HC-Manager – Head of Organization Development and Performance Management at one of state -owned enterprise. | Talent Management | Business Analyst, Data Analyst and Development | ICT Project Management | Information Technology Enthusiasts

[MN]

Ingin bertanya seputar dunia kerja dan permasalahan praktis yang ditemui silahkan klik link dibawah ini “GRATIS” :

https://duniahr.com/ruang-konsultasi/

Jangan lupa follow sosial media kami :

https://www.instagram.com/duniahrcom/

https://www.linkedin.com/company/duniahr-com/

Mitra Kolaborasi :

Pasang Lowongan Kerja Gratis 100% tanpa syarat hanya di Bankloker.com

Komunitas Belajar HR sesuai SKKNI PeopleUp

Konsultan SDM & Layanan Transformasi Organisasi HeaRt Squad Indonesia

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *